Rabu, 28 Juli 2010

ungkapan pribadi

belom lama ini di fesbuk ada sejenis progam bernama friend interview, dan yang kebetulan gua baca adalah bertuliskan "Would you be jealous if Adrian Immanuel told you he loved someone that is not you?" mungkin kalo di fesbuk itu cuma jadi bahan iseng2an doang atau pun buat becanda2an. tapi kalo di kenyataan sebenernya kata2 itu mungkin justru bisa menjadi kalimat yang cukup serius bahkan menyakitkan. coba aja kalo kalimat itu diubah jadi gini "Would you be jealous if he/she told you he loved someone that is not you?" awww... that's must be hurts.


kenapa bisa gua bilang gitu?? hmm this is the story.. waktu semasa smp dulu gua pernah suka sama seorang cewe awalnya hanya sebuah percakapan singkat yang lama kelamaan membuat kami malah menjadi sangat akrab. dan saking akrabnya kita bahkan lebih mirip seperti layaknya orang yang berhubungan. kita saling cerita satu sama lain kalo ada diantara kita yang punya masalah dan kita pecahkan itu bersama - sama. dan juga saat itu rasanya kita bisa pergi kemana - mana tanpa ada istilah "ntar cewek gua marah" atau "ntar cowok lu marah" dan kita sama2 ngerasa enjoy satu sama lain. tapi seiring berjalan nya waktu suatu hari dia nggak sengaja kenalan dengan seorang cowok, dan stelah saat itu dia sering cerita sama gua tentang si cowok itu. gua pun juga udah menduga kalo suatu hari mreka pasti akan memiliki hubungan yang lebih dari seorang teman. dan ternyata itu bener, beberapa bulan setelah itu pun mereka jadian. semenjak itu kita jadi lost kontak sampe sekarang. tapi beberapa minggu yang lalu gua gak sengaja ketemu dia di salah satu mall waktu lagi jalan2. trus gua tanya "gimana kabarnya sama si x ?" dan dia bilang kalo hubungan mereka bisa dibilang sangat baik sekali.



di satu sisi gua tersenyum waktu denger hubungan mereka baik - baik aja, tapi di sisi lain rasanya gua pengen nangis rasanya perasaan ini udah ancur berkeping - keping. emang sih ada roman klasik yang berkata "aku bahagia kalau kamu juga bahagia bersama orang yang kamu inginkan, meskipun ternyata itu bukan aku" tapi tetep aja yang namanya ngerasain itu nggak enak. mungkin sekali duakali akan terasa sakit, tapi buat gua yang udah terlalu sering ngerasain hal itu hmmhh... speechless. mungkin gua lebih cocok menjadi malaikat penghibur tak bersayap buat mereka yang masih single sampe akhirnya mereka menemukan pasangannya dan begitu mereka mendapatkannya gua akan menghilang begitu saja dari ingatan mereka dan gua kembali mencari orang lain dan mengulangi hal itu seterusnya.




trus gimana gua menjawab pertanyaan "Would you be jealous if he/she told you he loved someone that is not you?" simpulkan aja sendiri hahaha.. :))


Tidak ada komentar:

Posting Komentar